Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Tutorial Mikrotik’ Category

Jika kita berlangganan Internet pada sebuah Vendor ISP pasti kita mendapatkan lebih dari 2 IP Public.  Ada yang 4, 6 dan seterusnya tergantung dari besarnya bandwiht yang kita sewa. Nah.. kadang pula kita hanya pakai 1 IP Public  untuk internet, yang laen nganggur. Pahahal kita bisa pakai untuk web server, file server, proxy server dan [...]

Read Full Post »

Barangkali ada yg bertanya, bagaimana melihat access log dari client yang mengakses web di mikrotik ?? Jika di distro linux lainnya seperti suse, debian dkk nya kita bisa lihat log dengan mengaktifkan squid  transparant proxy dengan mengetikkan # tail if /var/log/squid access.log maka tidak demikian dengan mikrotik.
So bagimana caranya ? hmmm… setelah utak atik  oprek.. [...]

Read Full Post »

Ping merupakan cara untuk mengecek apakan koneksi jaringan “connected” atau tidak.  Dengan ping ini kita bisa mengecek koneksi antara client ke gateway, gateway ke DNS dan seterusnya. Nah kadang kita atau client menggunakan ping ini untuk terus menerus  menge-ping dns dengan cara ping xxx.xxx.xxx.xxx -t  (xxx adalah ip dns).  Ada pengalaman menarik yang penulis dapatkan [...]

Read Full Post »

Torch (lampu senter bahasa Inggrisnya xixixixi) merupakan salah satu fasilitas dari Mikrotik yang perlu kita manfaatkan. Dengan Torch ini kita dapat mengetahui port port yang digunakan oleh virus dkk menyerang mikrotik kita. Cara ini cukup ampuh untuk memonitor port2 yang seharusnya tidak boleh meng akses internet. Bagaimana cara mengetahui port port yg terbuka bagaimana [...]

Read Full Post »

Instan Mikrotik as Router ini adalah cara “paling guampang dan sangat mudah” mensetting mikrotik sebagai router. Jika kurang/tidak familiar dengan Mikrotik cara ini lah yang perlu anda gunakan. Dengan beberapa kali ketik2 keyboard, pasang ip di laptop/pc, remote web based, klik… dah jadi bisa browsing intenet. Penasaran…?? Lanjutkan…!!! (Bacanya maksudnya… kekekekke), jika belum [...]

Read Full Post »

Script ini di gunakan untuk membersihkan cache proxy secara otomatis melalu scheduler. silakan sesuaikan dengan clock di bios dan di winbox mikrotik anda ….masuk winbox, pilih System, Clock .. sesuaikan dengan tanggal, jam dst pada saat anda memasukan script ini ke  mikrotik melalu console new terminal.. berikut  ini script nya…

Read Full Post »

Berikut ini adalah cara setting optimasi menggunakan 2 hardisk. Hardisk 1 full digunakan untuk OS Router Mikrotik dan HD 2 di fungsikan full menjadi cache. Adapun langkah-langkah nya adalah sebagai berikut :
1. Pastikan anda memasang 2 hardisk di CPU. Hd1 sebagai Primary Master dan HD 2 sebagai Primary Slave. Dalam kasus ini Penulis menggunakan HD [...]

Read Full Post »

Mikrotik as Bridge ini dimaksudkan bahwa Interface yang mengarah ke internet difungsikan sebagai Bridge (Jembatan) untuk koneksi internet. Dengan adanya Bridge ini maka traffict BW dari Interface (ether1 atau namanya yang sudah anda ganti) akan di lewatkan ke Bridge. Berdasarkan pengalaman penulis, dengan settingan Bridge ini koneksi internet menjadi lebih stable.. Berikut ini cara setting [...]

Read Full Post »

Backup and Restore konfigurasi Mikrotik sangat penting, Jika anda sebagai administrator jaringan  maka tindakan back up dan restore dibutuhkan demi kemudahan settingan tanpa harus mensetting atau mengkonfigurasi dari awal. Berikut ini cara memback up dan merestore hasil  konfigurasi Mikrotik:

Read Full Post »

Tulisan ini dibuat atas dasar oprekan yang selama kita penulis gunakan. Sebetulnya banyak tutorial hotspot yang sudah ada, namun sebagian besar menggunakan IP Pool. IP     Pool ini diinisialisasi dengan IP DHCP Server, dimana client mendapatkan IP address secara Otomatis. DHCP Server memang lebih mudah.. akan tetapi jika ada user yang nakal bisa saja menggunakan [...]

Read Full Post »

Older Posts »