RSS

Hotspot Mikrotik TANPA IP Pool/Static IP Hotspot

10 Apr

tran Tulisan ini dibuat atas dasar oprekan yang selama kita penulis gunakan. Sebetulnya banyak tutorial hotspot yang sudah ada, namun sebagian besar menggunakan IP Pool. IP     Pool ini diinisialisasi dengan IP DHCP Server, dimana client mendapatkan IP address secara Otomatis. DHCP Server memang lebih mudah.. akan tetapi jika ada user yang nakal bisa saja menggunakan login dan password milik orang lain untuk mengkases internet, karena intinya client sudah mendapatkan IP address dari IP Pool ini. Nah tutorial berikut ini akan menjelaskan bagaimana men-setting Hotspot dengan STATIC IP address, skenario nya client menggunakan IP Static /Manual input. logobottom

Dengan settingan ini hanya IP User yang di daftar saja yang akan bisa mengakes internet, tentunya dengan login dan password yang kita berikan.  Berikut ini step by step nya…. monggo di simak booozzzzz…..

Pertama, kita remote Mikrotik dengan winbox, kemudian pilih Menu IP Hot Spot seperti pada gambar dibawah ini  :

setting-hotspot

Selanjutnya kita buat rule untu Profil. Profil ini nantinya digunakan sebagai User Profiles untuk hotspot, ikuti gambar berikut :

profil

Selanjut, kita akan mensetting User terlebih dahulu, mengapa demikian ? Hal ini untuk menghindari jika anda mengaktifkan Server untuk hotspot maka kita tidak akan bisa berinternet bahkan tidak bisa me remote mikrotik, karena user belum di inisialisasi di hotspot user nya. Oleh karena itu kita akan menambah user terlebih dahulu dengan cara seperti gambar dibawah ini:

user

Perhatikan gambar diatas, Server all, ini artinya server hotspot belum kita setting dan untuk ini nantinya anda harus ganti dengan Server1 jika Server hotspot sudah anda aktifkan (perhatikan gambar-gambar berikutnya). Kolom Name isikan nama user, kolom Password isikan dengan password, anda bisa tentukan sendiri untuk user dan password ini, disarankan untuk memberikan user dan password kombinasi angka dan huruf untuk security. Kemudian isikan IP user (ip client). Kolom MAC Address merupakan secuirity level tinggi, anda bisa masukkan MAC addres dari IP client. Dengan memasukkan MAC Address hanya NIC/IP Radio yang di masukkan saja yang bisa login dan berinternet. Nah untuk mengetahui MAC Address dari IP Client caranya anda lihat dari menu IP ARP, akan muncul IP dan MAC Address dari client yang connect ke Mikrotik.  Terserah anda akan masukkan atau tidak. Bebas Booossss… kekekeekee.

Hal yang utama adalah memasukkan IP Laptop anda  sebagai user agar nantinya anda bisa masuk untuk login ke internet dan bisa me remote mikrotik router anda. selanjutnya. setelah membuat 1 user, tambahkan user/client yang selanjutnya.. caranya gampang, double click user pertama yang sudah kita buat, klik menu copy, selanjutnya konfigurasi seperti user pertama, kemudian isikan sesuai settingan anda, lihat gambar berikut :

add-user

Lakukan hal yang sama untuk menambah semua user/clietn yang anda miliki, sehingga akan nampak seperti gambar berikut :

user-all

Nah jika sudah selesai memasukkan user/client kita akan mengaktifkan server, perhatikan gambar berikut :

server1

Keterangan :

Masih di menu IP, Hotspot, pilih Tab Menu Server, klik tanda +, kemudian klik Profiles, pilh tab menu General, sesuaikan settingan anda. Name default, HTML Directory=hotspot,  HTTP Proxy= adalah IP Local (ether2)  anda, HTTP Proxy Port=3128 adalah proxy (kalo anda redirect port 8080 silakan ganti sesuaikan dengan proxy port anda), kemudian geser ke tab menu Login, Centangi yang HTTP CHAP saja. Ini nanti pengaruhnya pada saat client membuka IE ato Firefox untuk internet akan muncul menu Login dan Password. Setelah itu klik Apply, OK. Secara otomatis anda akan disonnect dari winbox.

Cobalah anda buka internet, makakan diminta user dan password, masukkan user dan password anda sesuai dengan ip anda yang anda masukkan. Selamat mengoprek…. a

 
22 Comments

Posted by on April 10, 2009 in Tutorial Mikrotik

 

22 responses to “Hotspot Mikrotik TANPA IP Pool/Static IP Hotspot

  1. sonicxol

    December 21, 2010 at 9:39 am

    Mas tamam… Salam kenal
    Blognya buaguzz tenan.. Conggrat deh.. ga gampang jadi master mkt..

    Ini aku penjaga warnet yg diserahin untuk ngelola sama juragan
    Mau nanya om.. (boleh lah…)
    Ni aku penya problem.. mau bikin web proxy..

    Toponya..
    Modem == MKT == Hub == Client

    Ini kisahnya game online yg menyediakan browser.. jadi utamanya maen game, tapi boleh buka browser

    Akhir2 ini banyak yg maen FB an.. weew, akhirnya game jadi LAG abiez..
    Misalnya untuk FB dilewatkan proxy bisa ga Om?

    Jadi kalo FB kalo perlu dicekek… dijadikan 32k ngono…
    selama ini aku pakai cara manual, kulihat kalo mereka buka FB/web lgsg ku cut di queue, ku jadikan 128K… dengan asumsi gamenya sekitar 100 kb trus FBnya 28kb
    (tp kalo mereka nekad buka windows Fb nya banyak dan buka foto, lgsg tak cut jadi 64… kejam….)

    Tolong dibantu yaaa

     
  2. haqul (@haqul)

    November 2, 2011 at 10:41 am

    pak saya mau nanya ?
    cara membaginya banwidth untuk setip user hotdpot gimana ya,,,?

     
    • tamam_papua

      November 4, 2011 at 1:31 pm

      anda setting di ip hotspot server profile .. ada situ settingan tx/rx nya isikan sesuai denga bw yang anda miliki

       
  3. Isra Saikur

    January 5, 2014 at 11:35 pm

    salam mas tamam.
    sebelumnya maaf mas, sy kurang paham dan mengerti isi postingan diatas. apa kah masalah sy dibawah sama yang dimaksud postingan mas tamam diatas?
    begini, udah lama sy dipusingkan dengan klient bulanan dan hotspot. sementara ini sy sdh punya klient yg mau berlangganan sama sy, tapi disisi lain ada klient mau berlangganan hanya beberapa jam saja.
    nah, maksud sy begini. anggap, klient A (bulanan), klient B (hotspot), klient A dan B satu group IP (192.168.12.1/24). bagaimana supaya klient A menggunakan IP static, sedangkan klient B menggunakan IP dhcp, sy bermaksud supaya klient A tidak melewati login lagi, ip di set manual. intinya klient A (IP di set manual), klient B (melewati login hotspot).
    sebelumnya sy ucapkan terimakasih.

     
    • tamam_papua

      January 6, 2014 at 6:56 pm

      untuk kasus anda, klient A, isikan ip manual, kemudian lihat di mikrotik menu IP, ARP, smua ip klient A anda klik kanan, pilih MAKE STATIC. artinya smua ip klien A anda jadikan static di ARP, dengan demikian jika dirubah IP nya oleh klien maka client A tidak bisa konek. jadi ya harus ip itu yg mereka pasang. Lebih extrem lagi anda pasang di firewall filter, klik +, chain=forward, src-address=!ip klien A, advanced tab, mac adddress= MASUKKAN MAC ADDRESS IP CLIENT A, action=drop. perintah ini akan membuat klien A tidak berkutik untuk mengganti2 ip karena mac dan ip sudah ditetapkan kecuali ip dan mac itu maka gak akan di drop. silakan coba

       

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: