RSS

Backup and Restore konfigurasi Mikrotik

17 Apr

misc-17Backup and Restore konfigurasi Mikrotik sangat penting, Jika anda sebagai administrator jaringan  maka tindakan back up dan restore dibutuhkan demi kemudahan settingan tanpa harus mensetting atau mengkonfigurasi dari awal. Berikut ini cara memback up dan merestore hasil  konfigurasi Mikrotik:

back-up

Keterangan

Untuk Back hasil instalasi mikrotik gampang kok Boz. Caranya masuk ke winbox dolo, kemudian liat menu sebelan kiri, Klik Files, nah muncul box baru sebelah kanan, kemudian Klik aja Tab Menu Backup maka akan muncul file configurasi back up annya, Nah file back up nya inilah yg Boz Drag and Drop ke Hardisk anda.

Jika mau merestore file tinggal di Sorot file Backup nya tersebut, kemudian klik Restore, Klik Yes, maka Router akan reboot otomatis dan settingan akan kembali ke settingan terakhir Bapak bak up.

Kemudian jika terpaksa install di CPU laen malah lebih gampang Boz. Isntall Mikrotik, masuk winbox, Klik menu Files (nah kan belum ada file back up sama sekali) kemudian siapkan file back terakhir di hardisk lalu Drag and Drop aja ke kotak putih paling atas setelah Bapak mengklik menu Files.. lalu klik restore.. udah.. selesai..

Cara di atas adalah menggunakan winbox, jika anda terpaksa mem-back up dan merestore menggunakan console, lakukan dengan cara sebagai berikut

1. Back up  dengan cara [Admin@ICT] > system backup save  lalu enter.. maka file back up sudah tersimpan

2. Restore dengan cara  [Admin@ICT] > system backup load name=       (pada saat muncul tanda = anda tekan tab… kmudian ketikkan angka dari nama file yang  muncul..   misalnya. seperti dibawah ini

MikroTik-01012006-1836  MikroTik-05012006-0323
[Admin@ICT] > system backup load name=MikroTik-0     ( maka ketikkan tambahan angka 5012006-0323) lanjutkan tekan enter, muncul konfirmasi, tekan y, makaMikrotik akan boot otomatis dan otomatis merestore settingan yang terakhir anda simpan..

Catatan: Jangan lupa setiap anda menambah ataupun mengurangi settingan, dan anda menganggap settingan terakhir anda adalah yang terbaik dan running well.. sebaiknya anda menghapus file back up yang lama,dengan cara klik kanan file back up, delete. lalu back up settingan terakhir. Hal ini untuk menghindari kesalahan restore karena ada file back up lebih dari satu.

 
19 Comments

Posted by on April 17, 2009 in Tutorial Mikrotik

 

19 responses to “Backup and Restore konfigurasi Mikrotik

  1. Didik Windiarto

    June 24, 2011 at 7:12 pm

    mas saya sudah beli rb 750 dan telah bacup dan mau tak setingkan ke warnet lain dengan ip wan yang berbeda (ip wan dulu saya 110.138.175.xx ip warnet baru 110.138.198.xx) tetapi ip local tak samakan. karena dapat ip dari speedy yang berbeda….trus saya harus setting di bagian mana saja supaya warnet baru saya bisa jalan juga

     
    • tamam_papua

      June 25, 2011 at 6:46 am

      Anda tinggal back up file mikrotik nya kemudiian kopi (drag and drop) file back ke mikrotik baru kemudian anda restore… jika berhasil anda tinggal ganti ip eth1 (internet) nya saja. Namun ada cara yang manual… untuk mengambil settingan yang sudah ada. caranya dari terminal ketik menu yang akan di ambil settingannya. contoh :
      ip firewall filter export ikuti dengan enter… maka akan muncul settingan srcipt nya.. tinggal anda kopi dan simpan.
      untuk settingan yang laen tinggal anda ganti aja cara panggil nya misalnya
      @MikroTik] > ip firewall nat export
      @MikroTik] > ip firewall mangle export dst deh… pasti bisa..

       
  2. Didik Windiarto

    June 26, 2011 at 1:11 pm

    untuk ppp nya gak ta mas trus dial upnya gimana? apa perlu di ganti juga ya ? mohon pencerahanya. dan sebelumnya trimakasih

     
    • tamam_papua

      June 28, 2011 at 9:28 pm

      setting ppp terdapat pada saat instalasi awal .. ada pilihan koneksi jaringan coba anda install ulang perhatikan dalam pengisian ip address, jika sudah terlanjur ada remote dan cek di menu bagian kiri kalau tidak salah ada settingan ppp nya. maklum dah lama gak oprek clearOS

       
  3. Didik Windiarto

    June 26, 2011 at 1:14 pm

    bisa di bantu dengan gambar gak mas

     
    • tamam_papua

      June 28, 2011 at 9:29 pm

      maksd nya gambar yg mana …wewww…

       
  4. Didik Windiarto

    June 27, 2011 at 10:15 am

    trimakasih untuk share ilmunya..oia mas saya juga membangun proxy dengan clear os stane alone dan yang menjadi pertanyaanya adalah apakah setingan dasar / defauld bisa jalan….apa saja yang perlu di rubah mohon pencerahanya makasih….

     
    • tamam_papua

      June 28, 2011 at 9:26 pm

      untuk default yg perlu di install apache, squid proxy. tentu ada berapa settingan di squi.conf yang perlu di tambah ato di modifkasi/edt. utamanya di bagian acl agar squid bisa membaca network anda. silakan di oprek

       
  5. Ab Illang

    December 3, 2011 at 12:42 pm

    Minta pencerahannya kawan…Software apa yg digunakan selain dg menggunakan WinBox utk me Restore kembali File Backup konfigurasi Mikrotik RB750..?? thanx atas perhatiannya…?

     
    • tamam_papua

      December 4, 2011 at 10:10 am

      anda bisa menggunakan fasilitas telnet. caranya di windows klik start run kemudian ketik telnet 192.168.1.254 (ip mikrotik) enter dan masukkan user dan password mikrotik. lalu ketik system tekan tab pilih restore pilih file yang akan di restore tekan y mikrotik akan reboot dan merestore kembali settingan anda

       
  6. Hamim Dotkom

    December 14, 2013 at 11:14 am

    Bang.. saya punya isi menu file pada mikrotik kosong tidak ada isinya atau sudah saya hapus sedangkan saya mau edit halaman login.html atau login mikrotik sesuai dengan keinginan saya. bagaimana Caranya Bang supaya saya bisa isi kemblai. file user managernya sudah terinstal jg tp tidak biasa saya edit tampilan user. bagaimana caranya supaya bisa edit. mohon petunjuknya Bang….

    Trimakasih…

     
    • tamam_papua

      January 6, 2014 at 6:19 pm

      Anda remote mikrotik, klik menu file, ada folder hotspot, drag and drop ke desktop, silakan edit sesuai keinginan anda. selesai jangan lupa kembalikan drag and drop di menu file di mikrotik. boleh anda hapus atau timpa ulang. otomatis yg baru akan menimpa yg ada di mikrotik.

       
  7. Armiko Tyas Zachrudin

    January 22, 2014 at 12:37 pm

    mohon penjelasannya, saya memiliki mikrotik rb 750. nah waktu itu file backup saya gak saya protect. terakhir hari saya cek dan mau saya backup, ternyata file backup saya di protect dan tidak bisa saya ambil. karena yang mengakses bukan saya saja. mohon pencerahannya agar saya bisa ambil hasil backup saya. terima kasih sebelumnya

     
    • tamam_papua

      February 14, 2014 at 8:17 pm

      Kemungkinan besar level user anda diturunkan dari Full ke Read Only, cek di menu System, User di mikrotik anda. jika level anda menjadi Read Only ya alamat, anda hanya bisa membaca konfigurasi yang ada… sebaiknya jangan berikan user Full ke orang laen. akibatnya seperti yang anda alami sekarang. Solusi, Reset, konfigurasi ulang atau tanya ke orang yg akses untuk menaikkan level anda ke Full lagi. jika tidak mau, JITAK aja tu orang wakkakakka eh jangan, minta baik2 kalo ga dikasih ya disunatin aja .. hahahahahhaa kurrrrrrrrrrrrr

       
  8. muchamad jeanward Rachamt

    April 5, 2014 at 9:18 pm

    Gan saya mau tanya jika mikrotik waktunya belum di setting .. apa ada pengaruhnya buat Pc client nya …..

     
    • tamam_papua

      November 8, 2014 at 4:42 pm

      settingan waktu tergantung anda setting ntp client di mikrotik. cobaanda setting dulu di winbox, system NTP Client, kemudian enable di centang, mode unicast isikan ip nya 125.164.75.150 dan 114.141.48.158 klik ok. lalu cek di taskbar atas di winbox klik kanan munculkan time. harusnya sudah bisa

       
  9. Taufanarif Rahmansyah

    April 30, 2014 at 5:52 pm

    mohon solusinya.. kalau setelah restore mikrotik tetapi saat koneksi ulang muncul dengan ip berbeda bukan dengan hasil export di mikrotik yg lama itu kenapa ya ?

     
    • tamam_papua

      November 8, 2014 at 4:37 pm

      restore yang terakhir anda lalukan berbeda setelah anda merubah settingan. sebaiknya lakukan back up setelah anda yakin settingan anda yg terakhir adalah yg terbaik. hapus back up sebelumnya biar anda tidak bingung atau berinama file tgl back up.

       
  10. habibtkj2

    November 2, 2014 at 12:31 pm

    Reblogged this on Habib TKJ 2.

     

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: